Setelah mengetahui jenis-jenis jamu serta manfaat yang dihasilkan, tahukah kamu kalau jamu memiliki efek samping jika di konsumsi secara berlebihan? Efek samping yang ditimbulkan antara lain :
- Gagal ginjal akut
Jamu yang terbuat dari bahan herbal jika telah ditambahkan bahan kimia obat jenis Fenibutason dalam kadar yang tinggi maka khasiat jamu akan memiliki resiko untuk menjadi racun karena dapat merusak organ ginjal secara perlahan lahan yang akhirnya akan menyebabkan gagal ginjal. Ginjal akan terus menerus bekerja keras untuk menyaring racun atau zat kimia fenibutason yang ada pada jamu agar tidak membahayakan jaringan tubuh lain. Akibatnya ginjal akan menderita tekanan dan kelelahan.
- Kerusakan hati
Hati memiliki kemampuan memproduksi insulin dalam tubuh, Membersihkan darah dan memproduksi protein serta cairan empedu, Namun fungsinya akan melambat dan terhambat ketika hati mendapat asupan zat kimia obat jenis Metampiron dari jamu tradisional. Bahaya minuman jamun yang mengandung zat kimia tersebut akan berakumulasi dengan cairan tubuh dan darah termasuk darah pada jaringan hati yang kemudian memicu kerusakan hati.
- Infeksi lambung
Jamu tradisional seharusnya bermanfaat bagi peningkatan kesehatan tubuh namun ketika jamu ditambahkan dengan zat kimia obat jenis asam metenamat atau fenibutason maka bahaya minuman jamu akan muncul berupa keluhan kesehatan pada organ lambung. Asam metenamat dan fenibutason dapat meningkatkan asam lambung secara mendadak, Seseorang terkena diare dan lebih berbahaya lagi karena bisa menyebabkan infeksi pada dinding lambung.
- Pendarahan usus
Bahaya minuman jamu dapat juga dikarenakan seseorang mengkonsumsi jamu yang didalamnya mengandung bahan bahan kimia berbahaya secara bersamaan misalnya zat asam metanamat, Sildenafil sutrat dan metampiron dalam jangka panjang , Maka akan menyebabkan pendarahan usus dan memicu munculnya infeksi dan peradangan akut.
- Sakit kepala
zat sildenafil sitrat dalam kadar yang tinggi akan memiliki konsentrasi tinggi pula dan mengiritasi saraf saraf serta menghambat laju jalan aliran darah ke kepala sehingga menyebabkan sakit kepala. Bahaya minuman jamu tersebut sebaiknya segera ditinggalkan dan mulailah untuk membuat racikan jamu sendiri yang bebas dari zat kimia apapun.
- Tulang keropos
Berhati hatilah jika ingin mengkonsumsi jamu yang meng-atasnamakan bahan bahan herbal alami, Karena badan pengawas obat dan makanan atau BPOM Ri telah banyak menyita jamu tradisional ilegal yang didalamnya mengandung zat kimia berbahaya jenis prenison yang dalam jangka penggunaan dapat membuat kepadatan tulang semakin berkurang dan terserang pengeroposan atau osteoporosis. Bahaya minuman jamu berupa munculnya penyakit 0steoporosis adalah salah satu jenis penyakit yang sering diakibatkan oleh pengkonsumsian jamu tradisional yang telah terkontiminasi zat kimia obat selama bertahun tahun.
- Gangguan organ janin
Ibu hamil yang rajin mengkonsumsi jamu tanpa anjuran dokter yang terlkait dan tidak mengetahui jika jamu yang diminumnya mengandung bahan kimia berbahaya sepewrti Sildenafil sitrat, Sibutramine, Asam metanamat atau yang lain dapat menyeababkan organ tubuh bayi terkena sensasi panas dan terbakar sehingga melukai organ pentingnya. Bahaya minuman jamu yang mudah terjadi pada ibu hamil berupa bayi lahir prematur atau cacat. Zat kimia pada jamu dapat masuk dengan cepat melalui plasenta.
- Kerontokan rambut
Seseorang yang mempunyai alergi terhadap bahan kimia jenis tertentu yang ada pada jamu misalnya sibutramine atau prednison atau yang lainnya dapat mengalami gangguan pada minyak alami yang ada dipermukaan kulit kepala sehimgga rambut mudah terjadi kerontokan raambut. Bahaya minuman jamu yang dapat terjadi karena zat kimia obat adalah kerusakan kolagen dan zat kimia mampu menyerap minyak alami yang tugasnya sebenarnya untuk menstabilkan ph kulit kepala, Memperkuat batang rambut serta melumasi akar rambut agar tetap kuat lama kelamaan menjadi melemah, Akibatnya kerontokan rambut tidak bisa dihindari.
- Kematian
Obat kuat jamu tradisional yang mengandung zat sildenafil sitrat yang jika dikonsumsi dalam jangka panjang oleh opria maka akan menyebabkan tubuh tidak mampu mempercepat denyut jantung, melebarkan saraf saraf tubuh dengan cepat sehingga bahaya minuman jamu tersebut dapat menyebabkan seseorang meninggal dunia setelah melakukan hubungan sexual.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar